4 Alasan TNI AD Pertahankan Enzo Jadi Taruna Akmil

Posting Di 122 Dilihat

TNI Angkatan Darat (AD) secara tegas tetap mempertahankan Taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Indonesia-Prancis, Enzo Zenz Allie, untuk menimba ilmu di kesatuan tersebut.

4 Alasan TNI AD Pertahankan Enzo Jadi Taruna Akmil

TNI Angkatan Darat (AD) secara tegas tetap mempertahankan Taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Indonesia-Prancis, Enzo Zenz Allie, untuk menimba ilmu di kesatuan tersebut.

1. Indeks moderasi bernegara Enzo tinggi

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut, pihaknya telah melakukan pengukuran dengan indikator indeks moderasi bernegara terhadap remaja tersebut. Hasilnya, Enzo mendapatkan nilai yang memuaskan.

"Selama ini sudah dikembangkan akurasi, validasi. Kami lakukan pengukuran pada Sabtu dan Minggu kemarin, hasilnya dianalisis pada Senin. Kesimpulannya, Enzo dilihat dari indeks moderasi bernegara itu ternyata nilainya 84 persen," kata Andika Perkasa dikutip dariAntara, Selasa (13/8).

2. TNI AD tetap pertahankan Enzo

Oleh sebab itu, kata Andika, TNI AD tetap mempertahankan Enzo dan seluruh taruna Akmil lainnya yang lolos dalam seleksi masuk beberapa waktu lalu.

"Kami AD, memutuskan untuk mempertahankan Enzo Zenz Allie dan semua taruna Akademi Militer yang kami terima," tegasnya.

3. TNI AD siap menerima masukan dari masyarakat

Lebih jauh Jenderal Andika mengatakan, pihaknya selalu membuka diri terkait apa pun masukan yang datang dari masyarakat untuk membangun TNI AD yang jauh lebih baik ke depan.

4. Enzo sempat viral di media sosial karena fasih berbahasa Prancis

Seperti diberitakan sebelumnya, nama Enzo sempat menjadi viral di media sosial lantaran dalam proses akhir seleksi masuk Akmil, remaja ini sangat fasih menjawab pertanyaan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dengan bahasa Prancis.

Enzo memang diketahui fasih berbicara empat bahasa yaitu Prancis, Inggris, Arab, dan Indonesia.

Dia lahir di Prancis, tapi pindah ke Indonesia pada usia 13 tahun setelah ayahnya meninggal dunia dan telah berstatus warga negara Indonesia (WNI).

Tak lama berselang, Enzo kembali viral karena beberapa foto terdahulunya yang membawa bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Masyarakat kemudian menilai bahwa Enzo telah terpapar paham radikal sejak dini, sehingga tidak layak menjadi taruna TNI.

Artikel Asli

Menandai: TNI,

Tinggal Di Indonesia