Ibu yang Viral Kepala Ditendang Anaknya Meninggal Dunia

Posting Di 84 Dilihat

Sebelumnya, sebuah video penganiayaan yang dilakukan seorang anak laki-laki terhadap seorang wanita paruh baya viral di media sosial. Mirisnya, penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh anak terhadap ibu kandungnya.

Ibu yang Viral Kepala Ditendang Anaknya Meninggal Dunia

Ibu-ibu yang sempat viral videonya lantaran ditendang oleh sang anak, rupanya telah meninggal dunia. Bukan lantaran dianiaya, ibu yang diketahui bernama Rusmini tersebut, meninggal akibat sakit komplikasi yang dideritanya.

Meninggalnya sang ibu tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy S A. Ia menyatakan informasi tersebut dibenarkan oleh sang anak, setelah dikonfirmasi pihaknya.

"Saya telepon mas Syukur, anak no 1, benar bahwa ibunya meninggal dunia di RSUD Soewandi hari (Selasa) ini sekitar jam 14.00 Wib karena sakit komplikasi," ujarnya, Selasa (27/8) saat dihubungi merdeka.com.

Ia menambahkan, jenazah telah di makamkan di tempat pemakaman umum Ngagel, Surabaya. Usai pemakaman, tambahnya, pihak kepolisian melalui Bhabinkambtibmas Polsek Tegalsari, melakukan pendampingan terhadap anak yang sempat menjadi pelaku kekerasan seperti di video yang viral.

"Bhabin (Polsek) Tegalsari yang diberikan tugas pendampingan anak pelaku kekerasan, membantu menenangkan anak yang viral agar ikhlas dan mendoakan yg terbaik untuk almarhumah," ungkapnya.

Sebelumnya, sebuah video penganiayaan yang dilakukan seorang anak laki-laki terhadap seorang wanita paruh baya viral di media sosial. Mirisnya, penganiayaan tersebut diduga dilakukan oleh anak terhadap ibu kandungnya.

Dalam video berdurasi 39 detik tersebut terlihat potongan pembicaraan antara si ibu yang sedang tiduran dengan sang anak yang ada dibalik punggungnya. Sedangkan si perekam video sendiri, berada tepat di depan sang ibu.

Entah bagaimana awal mulanya, namun dalam video terdengar adanya pembicaraan antara sang ibu dengan sang anak.

"Aku iki lapo kok tutuki (aq kenapa kok dipukuli), iki (menunjuk kepalanya) sing ngetokno awakmu iki, ojok kok tutuki (ini yang mengeluarkan/melahirkan kamu, jangan dipukuli)," ujar si ibu yang membelakangi sang anak.

Menimpali ucapan sang ibu, anak tersebut terlihat mengambil bantal kecil dari kepala sang ibu dan melemparkannya sembari berucap, "(suara tidak terdengar jelas) mangkane menengo raimu iku, ojok nggacor ae (makanya diam saja wajahmu itu, jangan ngomong saja)," ujar sang anak.

Sang ibu kembali menimpali, dengan menyatakan mengapa kepalanya kok dipukuli. "Nyapo kok ndase wong tuwo kok dipukuli (kenapa kok kepala orangtua kok dipukuli), kuwalat koen ndase wong tuwo kok ditutuki (kualat kamu kepala orangtua kok dipukuli)," ujarnya sembari berteriak.

Ia pun menegaskan jika saat ini dirinya tengah sakit, tapi mengapa malah tambah disakiti. " Tak getno opo'o (tak teriakkan kenapa). Koen iku tambah ngloro aku, awakku iki loro koen tutuki, tak banterno malah (kamu itu malah menyakiti aku, badanku ini sakit kamu pukuli, tak teriakkan malah)," ujar si ibu.

Ucapan sang ibu ini rupanya malah membuat sang anak terlihat naik pitam. Dalam video, ia yang semula tidur-tiduran di belakang sang ibu, langsung berdiri dan menendang kepala sang ibu sembari pergi keluar rumah.

Perlakuan ini pun langsung disambut ucapan astagfirullah haladzim oleh sang ibu.

Video tersebut terlihat mendapatkan tanggapan yang luar biasa dari netizen. Terlihat ada seribu lebih komentar dan telah dibagikan sebanyak seribu kali lebih pula oleh netizen.

Kecaman dari para netizen pun cukup beragam. Seperti diutarakan oleh akun dede rizal yang mengatakan "binatang itu anak". Kemudian akun engkoe bungsuemakacot engkoe juga mengecam hal yang sama "langsung pincang kaki s anak," ujarnya.

Kecaman yang lain juga datang dari akun viena cubby "kurang ajar itu anak," tulisnya.

Sementara itu, video terlihat diunggah di media sosial facebook oleh akun romansa sopir truk. Video itu terlihat diunggah pada Selasa (20/8) sekitar pukul 22.53 wib.

Dalam akun itu juga tertulis dengan jelas, nama pelaku berinisial AP dan alamat yang berada di kawasan Tegalsari, Surabaya. Akun tersebut juga menyebutkan sumber video yang disebut berasal dari kakak kandung pelaku berinisial NDC.

Artikel Asli

Menandai: viral,

Tinggal Di Indonesia